Menelisik Etika Hamba Tuhan di Ruang Digital:

Tafsir Kontekstual terhadap Efesus 5:15-16

Authors

  • Yunus Hutagalung stt mawar saron lampung
  • Serepina Yoshika Hasibuan Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53814/eleos.v5i1.208

Keywords:

Efesus 5:15-16, era digital, etika, hamba Tuhan, tafsir kontekstual

Abstract

Abstract: This article aims to examine and construct a digital ethical foundation for God’s servants through a contextual interpretation of Ephesians 5:15–16. In today’s fast-paced digital environment, many ministers become entangled in the misuse of social media, hate speech, and self-promotion, damaging their spiritual credibility and the church’s witness. Using a descriptive qualitative method grounded in literature analysis, this study interprets the biblical text within its historical-theological context and connects it with contemporary digital realities. The findings highlight three key ethical principles: living wisely, managing time carefully, and maintaining moral awareness in an evil age. The novelty of this study lies in its contextual application specifically for God’s servants, contrasting with previous studies that addressed Christian ethics more generally. The theological implication is that the digital realm must be viewed as a sacred space for ministry, demanding ethical responsibility and spiritual discernment. Ministers are called to be digitally present in a way that reflects Christ’s character and advances His mission in the digital age.

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan membangun fondasi etika digital bagi hamba Tuhan melalui pendekatan tafsir kontekstual terhadap Efesus 5:15–16. Di era digital yang serba cepat dan penuh godaan, banyak hamba Tuhan terlibat dalam penyalahgunaan media sosial, ujaran kebencian, dan pencitraan diri yang berlebihan, yang berdampak buruk terhadap kesaksian pelayanan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, teks ditafsirkan dalam konteks historis-teologis dan dihubungkan dengan fenomena digital masa kini. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga prinsip etis utama: hidup berhikmat, penggunaan waktu secara cermat, dan kesadaran moral terhadap zaman yang jahat. Kebaruan kajian ini terletak pada penerapan eksposisi kontekstual secara spesifik bagi hamba Tuhan, bukan sekadar umat Kristen secara umum. Implikasinya, kehadiran hamba Tuhan di ruang digital haruslah mencerminkan karakter Kristus dan bertanggung jawab secara etis dan spiritual. Dunia digital harus diperlakukan sebagai ladang pelayanan yang menuntut integritas, kebijaksanaan, dan kesadaran ilahi yang terus diperbarui.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliadi, Frans. Konsep Kehambaan Menurut Yesus. Yayasan Barcode, 2021.

Anandari, Anatansyah Ayomi. Bijak Beragama Di Dunia Maya: Pendidikan Karakter Era Digital. CV Jejak (Jejak Publisher), 2024.

Astuti, Tri Endah, Paulus Kunto Baskoro, Sri Wahyuni, Epafras Mujono, Arman Susilo, Daniel Lindung Adiatma, Junio Richson Sirait, Tandius Kogoya, Hasanema Wau, and others. Pendidikan Kristen Di Era Society 5.0. CV. Lumina Media, 2023.

Bauk, Yakobus Adrianus Atolan, and Siprianus Soleman Senda. “Kerasulan Paulus Dalam Teks Roma 1: 1-7 Dan Refleksi Teologisnya Untuk Kerasulan Gereja Masa Kini.” Pastoralia 4, no. 2 (2023): 69–78.

Belo, Yosia. “Tinjauan Etika Kristen Terhadap Penggunaan Media Sosial.” Jurnal Luxnos 7, no. 2 (2021): 288–302.

Dachi, Calvin. “Sikap Etis Seorang Pelayan Tuhan Yang Benar Dalam Pelayanan Gereja Di Hadapan Tuhan Dan Jemaat.” Bahtera: Jurnal Teologi, Misi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2024): 88–104.

Djone Georges Nicolas, and Tirza Manaroinsong. “Krisis Keteladanan Kepemimpinan Gereja: Fondasi Gembala Sebagai Pemimpin Gereja Berdasarkan 1 Petrus 5:2-4.” Syntax Idea 3, no. 2 (2021): 283–290.

Everhard, Matthew. Holy Living: Jonathan Edwards’s Seventy Resolutions for Living the Christian Life. Hendrickson Publishers, 2021.

Firnando, Hero Gefthi. “Spiritualitas Di Era Digital: Pengaruh Teknologi Terhadap Pengalaman Keagamaan Masyarakat Perspektif Filsafat.” NAHNU: Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies 1, no. 2 (2023): 159–174.

Freely, John. Istanbul: Ibu Kota Tiga Imperium Agung Dunia (Byzantium, Romawi, Dan Usmani). Pustaka Alvabet, 2019.

Giban, Aten, and Oktavianus Rangga. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Konteks Keberagaman: Perspektif Efesus 4: 1-3 Tentang Kesatuan Dalam Kristus.” Imitatio Christo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2025): 1–15.

Gulo, Rezeki Putra, and Tony Salurante. “Revitalisasi Pendidikan Kristen Di Anticipating Era: Studi Eksposisi Efesus 5:15-16.” TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2023): 145–157.

Hardiyanto, Sigit, Khoirul Fahmi, Wahyuni Wahyuni, Abrar Adhani, and Fadhil Pahlevi Hidayat. “Kampanye Moderasi Beragama Di Era Digital Sebagai Upaya Preventif Millenial Mereduksi Kasus Intoleransi Di Indonesia: Bahasa Indonesia.” Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial 8, no. 2 (2023): 228–237.

Harmadi, Mariani, and Verry Willyam. “Suara Kenabian Dan Personalitas Hamba Tuhan Terhadap Generasi Milenial Di Era Digital.” Sanctum Domine: Jurnal Teologi 14, no. 1 (2024): 105–130.

Hutahayan, Benny. Peran Kepemimpinan Spiritual Dan Media Sosial Pada Rohani Pemuda Di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Cililitan. Deepublish, 2020.

Iskandar, Iskandar, Muhammad Sabiq, Tawakkal Baharuddin, and Arisnawawi Arisnawawi. “Etika Dan Praktik Keagamaan Di Era Digital: Mempertahankan Nilai Di Tengah Kemajuan Teknologi.” Equilibrium: Jurnal Pendidikan (2025): 109–119.

Kia, A Dan, M Th, Gilbert Timothy Majesty, and M Th. BUKU KONSTRUKSI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA DISRUPSI. Penerbit Widina, 2025.

Latif, Helen Farida, J Musa Tannia Pangkey, Dessy Handayani, and Nurnilam Sarumaha. “Digitalisasi Sebagai Fasilitas Dan Tantangan Modernisasi Pelayanan Penggembalaan Di Era Pasca-Pandemi: Refleksi Teologi Kisah Para Rasul 20: 28.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 2 (2022): 296–311.

Lembang, Anton Ampu. “Kehidupan Spiritualitas Paulus Terhadap Pelayanan Pastoral.” Jurnal Missio Cristo 4, no. 2 (2021): 80–91.

Lestari, Nadia, Agnesia Nababan, Yenny Sibariang, Rio Situmeang, and Melina Agustina Sipahutar. “Pendekatan Dalam Menafsirkan Teks Alkitab Dan Makna Teologisnya.” Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner 1, no. 04 (2025): 763–769.

Lilianti, Anastasya, Yusrianto Parapasan, Lenianti Rissing, and Nuryana Tanan. “Konseling Pastoral Untuk Generasi Digital Berdasarkan Efesus 5: 15-16” (n.d.).

Marempang, Nurlia Langi, Norva Palimbong, and others. “Penanaman Nilai Etika Hidup Kristen Melalui Literasi Digital.” HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis 3, no. 1 (2025): 211–225.

Nicolas, Djone Georges, Martin Luther Manao, and Martin Laia. “The Ethical Attitude of God ’ s Servants Towards God ’ s Call and Duty of Service Based on Philippians 2 : 21-22 Sikap Etis Hamba Tuhan Terhadap Panggilan Allah Dan Tugas Pelayanan Berdasarkan Filipi 2 : 21-22” 1, no. 2 (2022): 145–154.

Pakpahan, Gernaida Krisna R, and Riki Leonardo Tangkas. “Roh Kudus Dan Spiritualitas Navigator: Memetakan Karya Roh Kudus Bagi Orang Percaya Dalam Penggunaan Teknologi Di Era Disrupsi Digital.” Jurnal EFATA: Jurnal Teologi dan Pelayanan 10, no. 2 (2024): 92–103.

Paradesha, Happy Fasigita. “Eksegesis Alkitab Dalam Konteks Digital: Mencari Keseimbangan Antara Tradisi Dan Inovasi.” LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2024): 39–50.

Sagala, Evans. “Pendeta Digital: Transformasi Fungsi Pastoral Di Era AI Dan Society 5.0” (n.d.).

Salim, Sugata. “Media Pelayanan Gereja Di Era Digital.” NON MULTA SED MULTUM:(Bukan Jumlah tetapi Mutu) 344 (2022).

Santoso, Joko. “Pelayanan Hamba Tuhan Dalam Tugas Penggembalaan Jemaat.” Sanctum Domine: Jurnal Teologi 9, no. 1 (2019): 1–26.

Simanjuntak, Fredy, Dewi Lidya Sidabutar, and Yudhy Sanjaya. “Amanat Penggembalaan Dalam Ruang Virtual.” THRONOS: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 2 (2020): 99–114.

Sinaga, Andri Vincent. “Spiritualitas Digital Gereja Menghadapi Disrupsi Teknologi: Sebuah Refleksi 1 Petrus 2: 5 Tentang Membangun Rumah Rohani Di Dunia Digital.” THRONOS: Jurnal Teologi Kristen 5, no. 2 (2024): 131–144.

Sinaga, Janes, Juita Lusiana Sinambela, Rolyana Ferinia, and Stimson Hutagalung Hutagalung. “Karakter Kepemimpinan Musa Inspirasi Setiap Pemimpin.” SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 12, no. 2 (2021): 123–141.

Sirait, Ronal G. Digital Karakter Perspektif Agama Dan Pendidikan. Ahlimedia Book, 2020.

Siregar, Esron Mangatas, Kristinawati Monavia, Klarita Aksamina Nari, and Dewi Sinta. “Etika Kristen Di Era Digital Bagi Orang Percaya Masa Kini.” EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 2 (2024): 102–119.

Situmorang, Pdt Dr Jonar T H, and M Th. Tafsir Surat-Surat Paulus: Hidup Dalam Kristus Dan Menjadi Saksi-Nya. Penerbit Andi, 2023.

Suaji, Sri Darajad, and Yonas Pasiran Adi Prayitno. “Membangun Integritas Melalui Penerapan Etika Dalam Apologetika Kristen Media Sosial.” Tumou Tou 11, no. 1 (2024): 33–47.

Suciana, Merryta. “Hate Speech Joseph Paul Zhang Dalam Kasus Penistaan Agama Di Media Sosial Youtube Perspektif Semiotika Ferdinand De Saussure.” Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif~…, n.d.

Sunaryo, Fransiska Dewi Setiowati. “Hoaks Dan Ujaran Kebencian Dalam Dunia Digital Menurut Pandangan Gereja Katolik.” Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, & Budaya 1 (2022): 37–48.

Suyadi, Suyadi, Sri Lina B L Simorangkir, Yoel Tri Basuki, and Manahan Hutabarat. “Etika Kristen Dalam Perspektif Roma 12: 10 Terhadap Peran Komunikasi Bermedia Sosial Di Era Digital.” Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia 2, no. 1 (2022): 58–70.

Tarumingi, Denny Adri. Mengasihi Dalam Perubahan Pendidikan Agama Kristen Di Tengah Perubahan Zaman. Gema Edukasi Mandiri, 2024.

Telaumbanua, Elianus. “Pemimpin Sebagai Gembala Berdasarkan Injil Yohanes 10: 1-18.” Jurnal Bijak 2, no. 1 (2018): 66–109.

Tinggi, Sekolah, Teologi Providensia, Chresty Thessy Tupamahu, Kurnia Sondang, Evalina Lumban, Putri Yanti Silitonga, Marselina Danga Lila, et al. “Korelasi Konsep Mempergunakan Waktu Dengan Mengerti Kehendak Tuhan Dalam Efesus 5 : 16-17” 3 (2025): 26–42.

Tino, Siska Arista, and Pestaria Happy Kristiana. “Menerapkan Konsep Hidup Menjadi Anak-Anak Terang Berdasarkan Efesus 5: 1-21 Bagi Remaja GPdI Samiri, Serui, Papua.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 4 (2020): 183–196.

Ulfa, Maulida. “Menjaga Moderasi Beragama Di Era Digital: Tantangan Dan Strategi Menghadapi Teknologi.” Book Chapter of Proceedings Journey-Liaison Academia and Society 1, no. 1 (2024): 43–63.

Wau, Hasanema. Gereja Pasca Covid-19. Penerbit Andi, 2020.

Widodo, Agus, Bernadus Dirgaprimawan, Albertus Purnomo, Gregorius Tri Wardoyo, Surip Stanislaus, Martin Harun, Josef Ferry Susanto, et al. Timeless Wisdom: Guiding the Heart of People from Age to Age. PT Kanisius, n.d.

Zega, Yanuar Ada, and Dyulius Thomas Bilo. “Moderasi Dan Literasi: Militansi Pendidikan Kristen Dalam Menghadapi Tantangan Ujaran Kebencian Di Era Digital.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 6, no. 1 (2024): 32–42.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Yunus Hutagalung, & Hasibuan, S. Y. (2025). Menelisik Etika Hamba Tuhan di Ruang Digital:: Tafsir Kontekstual terhadap Efesus 5:15-16. ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 63–79. https://doi.org/10.53814/eleos.v5i1.208

Issue

Section

Articles