Juru Bahasa Isyarat dalam Gereja untuk Mendukung Inklusi
DOI:
https://doi.org/10.53814/eleos.v5i2.392Keywords:
inklusi Gereja, juru bahasa isyarat, teman tuli, aksebilitas liturgi, pelayanan pastoralAbstract
Abstract: Church services in Indonesia still face challenges in providing equal access to communication for deaf congregations, mainly because worship services are generally verbal and are not yet fully supported by alternative means of communication. These limitations often marginalise deaf friends from the full liturgical experience, resulting in their participation not being as optimal as that of other congregants. This situation demonstrates that the need for truly inclusive services is increasingly urgent for churches to address and implement. The growing use of sign language interpreters in various churches indicates an initial awareness of this issue, but it is not yet fully supported by comprehensive research. This study aims to analyse the role of sign language interpreters in strengthening liturgical inclusion for deaf congregations in church settings. The research method used is a descriptive qualitative study, which concludes that the presence of sign language interpreters not only facilitates understanding of worship but also strengthens deaf congregations' sense of belonging to the church community. Other findings indicate that integrating interpreters into the liturgical service structure significantly improves the quality of spiritual communication. This study emphasises the importance of the church's commitment to promoting inclusive and equitable services for all congregations.
Abstrak: Pelayanan gereja di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam menyediakan akses komunikasi yang setara bagi jemaat tuli, terutama karena ibadah umumnya berbasis verbal dan belum sepenuhnya didukung oleh sarana komunikasi alternatif. Keterbatasan ini menyebabkan teman tuli sering terpinggirkan dari pengalaman liturgis yang utuh, sehingga partisipasi mereka tidak seoptimal jemaat lainnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan pelayanan yang benar-benar inklusif semakin mendesak untuk diperhatikan dan diimplementasikan oleh gereja. Fenomena meningkatnya penggunaan juru bahasa isyarat di berbagai gereja menunjukkan adanya kesadaran awal, namun belum seluruhnya didukung oleh penelitian yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran juru bahasa isyarat dalam memperkuat inklusi liturgis bagi jemaat tuli di lingkungan gereja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif, maka dapat disimpulkan bahwa keberadaan juru bahasa isyarat tidak hanya memfasilitasi pemahaman ibadah, tetapi juga memperkuat rasa memiliki jemaat tuli terhadap komunitas gerejawi. Temuan lain menunjukkan bahwa integrasi penerjemah ke dalam struktur pelayanan liturgi meningkatkan kualitas komunikasi spiritual secara signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya komitmen gereja dalam memajukan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh umat.
Downloads
References
Adijaya, Henokh, and Daniel Martin Tamera. “Memahami Disabilitas Dari Perspektif Teologis.” Alucio Dei 8, no. 1 (2024).
Aihery, Joni. “Penerimaan Terhadap Kaum Difabel: Kajian Alkitab Terhadap Matius 25: 40.” AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2024): 89–102.
Asniati, Asniati. “Membangun Pelayanan Diakonia Transformatif Bagi Penyandang Disabilitas Di Gereja Toraja Mamasa (GTM) Klasis Lambanan.” Institut Agama Kristen Negeri Toraja, 2024.
Bokko, Lanny Sonia, and Subaedah Luma. “Inklusivitas Dalam Gereja: Pendekatan Pastoral Konseling Bagi Jemaat Dengan Disabilitas.” DELAHA: Journal of Theological Sciences 1, no. 1 (2024): 45–58.
Bram M, Prionaray, Immanuel D. Rumengan, Pina Marampa, Jeni T. Mentodok, and Rahel Tappe. “Kajian Makna Injil Yohanes 11 Dalam Merepresentasikan Tanggung Jawab Penggembalaan Dan Implikasinya Bagi Gembala.” Imitatio Christo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 2 (2025): 207–223.
Carter, Erik W, Michael Tuttle, Emilee Spann, Charis Ling, and Tiffany B Jones. “Toward Accessible Worship: The Experiences and Insights of Christians with Disabilities.” Journal of disability & religion 28, no. 2 (2024): 189–219.
Darmayanti, S. “Peran Juru Bahasa Isyarat Dalam Pelayanan Inklusif Bagi Penyandang Tuli Di Gereja.” Jurnal Komunikasi dan Disabilitas 5, no. 2 (2018): 45–60.
Downie, Jonathan. “Building Partnership Between Church Interpreting and Bible Translation.” Journal of Translation 19, no. 1 (2023): 1–22.
Fidiyani, Rini, Siti Nuzulia, Eko Mukminto, Riyatno Riyatno, Hilma Paramita, Holy Latifah Hanum, Debby Annisa Putri, Sefian Dwi Sukma Wardana, and Tirsa Mayfira Evelyne Warayuda. “Pemenuhan Hak-Hak Mendasar Bagi Disabilitas Mental Sebagai Upaya Jaminan Hak Asasi Manusia Menurut Hukum Yang Berlaku.” Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif 3 (2024).
Harisantoso, I T. “Persepsi Jemaat Tentang Kaum Disabilitas Dan Implementasi Gereja Inklusi.” Jurnal Pengabdian Masyarakat 10, no. 1 (2021): 75–90.
Hasanah, Nisaul. “Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Disabilitas Melalui Program Pelatihan Keterampilan Dan Pendampingan Sosial.” JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus 3, no. 1 (2025).
Hastuti, Rika Kumala Dewi, Rezanti Putri Pramana, and Hariyanti Sadaly. “Kendala Mewujudkan Pembangunan Inklusif.” The SMERU Research Institute (2020): 61. https://smeru.or.id/sites/default/files/publication/wp_disabilitas_in_0.pdf.
Henriques, Emanuela Dona Tey, Klemensia Nini, and Sebastiana Unitly. “Pastoral Disabilitas Dalam Gereja Katolik : Meninjau Tantangan Dan Peluang Pelayanan Inklusif.” Jurnal Pelayanan Pastoral 6, no. 1 (2025): 73–85.
Ibda, Hamidulloh, and Andrian Gandi Wijanarko. Pendidikan Inklusi Berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion). Mata Kata Inspirasi, 2023.
Indonesia, Kementerian Sosial Republik. Statistik Penyandang Disabilitas Pendengaran Di Indonesia. Jakarta: Kementerian Sosial Republik Indonesia, 2018.
Kabera, Samuel. “The Usability of ICT Technologies in Enhancing Gospel Preaching To People with Disabilities in Rwandan Churches.” (n.d.).
Kristianto, Paulus Eko. “Pengintegrasian Gereja Semua Dan Bagi Semua Dalam Teologi Disabilitas Di Pelayanan Bagi Dan Bersama Penyandang Disabilitas.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 8, no. 1 (2023): 252–270.
Lailatul, Mubarokah. “Implementasi Pasal 13 Uu No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas Terhadap Hak Politik Difabel Perspektif Al-Maslahah Al-Mursalah.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2022.
Lawalata, Pdt Rosalina S, and M Th. Disabilitas Sebagai Ruang Berteologi: Sebuah Sketsa Membangun Teologi Disabilitas Dalam Konteks GPIB. PT Kanisius, 2021.
Lawalata, Rosalina S. Disabilitas Sebagai Ruang Berteologi: Sebuah Sketsa Membangun Teologi Disabilitas Dalam Konteks GPIB. Yogyakarta: PT Kanisius, 2021.
Leo, Bernadeth Lidya, and Kanisius Komsiah Dadi. “Katekese Dengan Metode Berbasis Media Visual Membangun Sikap Mengampuni Anggota Komunitas Tuli Efata.” CREDENDUM: Jurnal Pendidikan Agama 7, no. 1 (2025): 21–35.
Lumanauw, R M. “Implementasi Refleksi Teologi Tentang Disabilitas Dan Uu No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas Terhadap Pelayanan Gereja Bagi Penyandang Disabilitas Di Indonesia.” Sekolah Tinggi Teologi Internasional Harvest, 2022. http://eprint.hits.ac.id/id/eprint/134/.
Manalu, Iwandi Agung, Usman Usman Lubis, and Yati Sharfina Desiandri. “Hak Asasi Manusia Dan Keadilan Sosial: Analisis Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Sistem Peradilan.” Innovative: Journal Of Social Science Research 4, no. 6 (2024): 5308–5316.
McMahon-Panther, Gail, and Juan Bornman. “Persons with Disabilities in the Christian Church: A Scoping Review on the Impact of Expressions of Compassion and Justice on Their Inclusion and Participation.” Journal of Disability & Religion 29, no. 1 (2025): 81–108.
Nations, United. Inclusion of Persons with Disabilities. Geneva: United Nations, 2016.
Nugroho, A. “Pengembangan Pelayanan Inklusif Di Lingkungan Gereja.” Jurnal Pelayanan Gereja 7, no. 1 (2019): 56–72.
Nugroho, Wisnu Sapto, Helen Aramada Setyoputri, Tabita Kartika Christiani, and Yerusa Maria. Teologi Disabilitas. GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah, 2023.
Nurhayati, R. “Sikap Jemaat Terhadap Inklusi Teman Tuli Di Gereja.” Jurnal Studi Sosial 12, no. 3 (2022): 134–148.
Phytanza, Diajeng Tyas Pinru, Ridwan Agustian Nur, M Pd ST, M Pd Hasyim, M Adam Mappaompo, Silatul Rahmi, Adolfina Oualeng, et al. Pendidikan Inklusif: Konsep, Implementasi, Dan Tujuan. CV Rey Media Grafika, 2022.
Prof. Dr Sugiyono. “Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif Dan R&D.” Alfabeta, Bandung (2016).
Purba, John Tampil. Strategi Manajemen Gereja Di Era Kontemporer : Suatu Pendekatan Empiris Untuk Meningkatkan Efektivitas Pelayanan. PT Alvarendra Global Publisher, 2025.
Rahmi, Ramadhany. “Urgensi Ketersediaan Juru Bahasa Isyarat Pada Khutbah Jum’at Bagi Tuli.” INKLUSI 9, no. 2 (2023): 213–236.
Risna, S, F Andini, and R Hidayat. “Pelayanan Inklusif Dalam Gereja: Studi Tentang Penyediaan Layanan Komunikasi Bagi Penyandang Disabilitas.” Jurnal Sosial dan Keagamaan 6, no. 3 (2020): 120–134.
Sele, John Philip, and Cynthia Wanjiku. “The Church’s Role in the Social Integration of Physically Handicapped Individuals: A Theological Perspective.” Greener Journal of Social Sciences (2024).
Shirley, Timothy W, Malan Nel, and Esias E Meyer. “Building Welcoming and Inclusive Congregations: Biblical Hospitality as a Theological Paradigm.” Verbum et Ecclesia 45, no. 1 (2024): 3015.
Siregar, Hairani. Membangun Jembatan Menuju Kemandirian Penyandang Disabilitas. Prokreatif Media, 2025.
Tshuma, Lulama. “The Biblical Mandate and Implications for the Ministry to the Deaf People.” Int J Res Innov Social Sci 5 (2021): 429–436.
Ulfah, Siti Mariah, and Siti Ubaidah. “Penerapan Bahasa Isyarat Dalam Pembelajaran Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Rungu.” Journal of Dissability Studies and Research (JDSR) 2, no. 1 (2023): 29–43.
Wicaksono, Arif, and Felicia Irawaty. “Gereja Inklusif: Membangun Komunitas Ramah Yang Mampu Menangkal Stigma Terhadap Kaum Difable.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 6, no. 2 (2023): 191–209.
Zielińska-Król, Katarzyna. “Disabled Persons in the Church: The Concept of Active Church and Its Actors.” Teologia i Człowiek 65, no. 1 (2024): 119–131.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Natalia Yevonne Worek, Yonatan Alex Arifianto, Reni Triposa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




